image







Sebab-Sebab Turunnya Rizki

Akhir-akhir ini banyak orang yang mengeluhkan masalah penghasilan atau rizki, entah karena merasa kurang banyak atau karena kurang berkah. Begitu pula berbagai problem kehidupan, mengatur pengeluaran dan kebutuhan serta bermacam-macam tuntutannya. Sehingga masalah penghasilan ini menjadi sesuatu yang menyibukkan, bahkan membuat bingung dan stress sebagian orang. Maka tak jarang di antara mereka ada yang mengambil jalan pintas dengan menempuh segala cara yang penting keinginan tercapai. Akibatnya bermunculanlah koruptor, pencuri, pencopet, perampok, pelaku suap dan sogok, penipuan bahkan pembunuhan, pemutusan silaturrahim dan meninggal kan ibadah kepada Allah untuk mendapatkan uang atau alasan kebutuhan hidup. Mereka lupa bahwa Allah telah menjelaskan kepada hamba-hamba-Nya sebab-sebab yang dapat mendatangkan rizki dengan penjelasan yang amat gamblang. Dia menjanjikan keluasan rizki kepada siapa saja yang menempuhnya serta menggunakan cara-cara itu, Allah juga memberikan jaminan bahwa mereka pasti akan sukses serta mendapatkan rizki dengan tanpa disangka-sangka.
desa_hijau_31.jpg

Diantara sebab-sebab yang melapangkan rizki adalah sebagai berikut:

- Takwa Kepada Allah

Takwa merupakan salah satu sebab yang dapat mendatangkan rizki dan menjadikannya terus bertambah. Allah Subhannahu wa Ta"ala berfirman, artinya,

"Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidada disangka-sangkanya." (At Thalaq 2-3)

Setiap orang yang bertakwa, menetapi segala yang diridhai Allah dalam segala kondisi maka Allah akan memberikan keteguhan di dunia dan di akhirat. Dan salah satu dari sekian banyak pahala yang dia peroleh adalah Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dalam setiap permasalahan dan problematika hidup, dan Allah akan memberikan kepadanya rizki secara tidak terduga.

Imam Ibnu Katsir berkata tentang firman Allah di atas, "Yaitu barang siapa yang bertakwa kepada Allah dalam segala yang diperintahkan dan menjauhi apa saja yang Dia larang maka Allah akan memberikan jalan keluar dalam setiap urusannya, dan Dia akan memberikan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, yakni dari jalan yang tidak pernah terlintas sama sekali sebelumnya."

Allah swt juga berfirman, artinya,

"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (QS. 7:96)

- Istighfar dan Taubat

Termasuk sebab yang mendatang kan rizki adalah istighfar dan taubat, sebagaimana firman Allah yang mengisahkan tentang Nabi Nuh Alaihissalam ,

"Maka aku katakan kepada mereka:"Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun" niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai." (QS. 71:10-12)

Al-Qurthubi mengatakan, "Di dalam ayat ini, dan juga dalam surat Hud (ayat 52,red) terdapat petunjuk bahwa istighfar merupakan penyebab turunnya rizki dan hujan."

Ada seseorang yang mengadukan kekeringan kepada al-Hasan al-Bashri, maka beliau berkata, "Beristighfarlah kepada Allah", lalu ada orang lain yang mengadukan kefakirannya, dan beliau menjawab, "Beristighfarlah kepada Allah". Ada lagi yang mengatakan, "Mohonlah kepada Allah agar memberikan kepadaku anak!" Maka beliau menjawab, "Beristighfarlah kepada Allah". Kemudian ada yang mengeluhkan kebunnya yang kering kerontang, beliau pun juga menjawab, "Beristighfarlah kepada Allah."

Maka orang-orang pun bertanya, "Banyak orang berdatangan mengadukan berbagai persoalan, namun anda memerintahkan mereka semua agar beristighfar." Beliau lalu menjawab, "Aku mengatakan itu bukan dari diriku, sesungguhnya Allah swt telah berfirman di dalam surat Nuh,(seperti tersebut diatas, red)

Istighfar yang dimaksudkan adalah istighfar dengan hati dan lisan lalu berhenti dari segala dosa, karena orang yang beristighfar dengan lisannnya saja sementara dosa-dosa masih terus dia kerjakan dan hati masih senantiasa menyukainya maka ini merupakan istighfar yang dusta. Istighfar yang demikian tidak memberikan faidah dan manfaat sebagaimana yang diharapkan.

- Tawakkal Kepada Allah

Allah swt berfirman, artinya,

"Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya." (QS. 65:3)

Nabi saw telah bersabda, artinya,

"Seandainya kalian mau bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya maka pasti Allah akan memberikan rizki kepadamu sebagaimana burung yang diberi rizki, pagi-pagi dia dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang." (HR Ahmad, at-Tirmidzi dan dishahihkan al-Albani)

Tawakkal kepada Allah merupakan bentuk memperlihatkan kelemahan diri dan sikap bersandar kepada-Nya saja, lalu mengetahui dengan yakin bahwa hanya Allah yang memberikan pengaruh di dalam kehidupan. Segala yang ada di alam berupa makhluk, rizki, pemberian, madharat dan manfaat, kefakiran dan kekayaan, sakit dan sehat, kematian dan kehidupan dan selainnya adalah dari Allah semata.

Maka hakikat tawakkal adalah sebagaimana yang di sampaikan oleh al-Imam Ibnu Rajab, yaitu menyandarkan hati dengan sebenarnya kepada Allah Azza wa Jalla di dalam mencari kebaikan (mashlahat) dan menghindari madharat (bahaya) dalam seluruh urusan dunia dan akhirat, menyerahkan seluruh urusan hanya kepada Allah serta merealisasikan keyakinan bahwa tidak ada yang dapat memberi dan menahan, tidak ada yang mendatangkan madharat dan manfaat selain Dia.

- Silaturrahim

Ada banyak hadits yang menjelaskan bahwa silaturrahim merupakan salah satu sebab terbukanya pintu rizki, di antaranya adalah sebagai berikut:

-Sabda Nabi Shalallaahu alaihi wasalam, artinya,

"Dari Abu Hurairah ra berkata, "Aku mendengar Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, "Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah menyambung silaturrahim." (HR Al Bukhari)

-Sabda Nabi saw, artinya,

"Dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu , Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, "Ketahuilah orang yang ada hubungan nasab denganmu yang engkau harus menyambung hubungan kekerabatan dengannya. Karena sesungguhnya silaturrahim menumbuhkan kecintaan dalam keluarga, memperbanyak harta dan memperpanjang umur." (HR. Ahmad dishahihkan al-Albani)

Yang dimaksudkan dengan kerabat (arham) adalah siapa saja yang ada hubungan nasab antara kita dengan mereka, baik itu ada hubungan waris atau tidak, mahram atau bukan mahram.

- Infaq fi Sabilillah

Allah swt berfirman, artinya,

"Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya." (QS. 34:39)

Ibnu Katsir berkata, "Yaitu apapun yang kau infakkan di dalam hal yang diperintahkan kepadamu atau yang diperbolehkan, maka Dia (Allah) akan memberikan ganti kepadamu di dunia dan memberikan pahala dan balasan di akhirat kelak."

Juga firman Allah yang lain,artinya,

"Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. 2:267-268)

Dalam sebuah hadits qudsi Rasulullah saw bersabda, Allah swt berfirman, "Wahai Anak Adam, berinfaklah maka Aku akan berinfak kepadamu." (HR Muslim)

- Menyambung Haji dengan Umrah

Berdasarkan pada hadits Nabi Shalallaahu alaihi wasalam dari Ibnu Mas"ud Radhiallaahu anhu dia berkata, Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, artinya,

"Ikutilah haji dengan umrah karena sesungguhnya keduanya akan menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana pande besi menghilangkan karat dari besi, emas atau perak, dan haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga." (HR. at-Tirmidzi dan an- Nasai, dishahihkan al-Albani)

Maksudnya adalah, jika kita berhaji maka ikuti haji tersebut dengan umrah, dan jika kita melakukan umrah maka ikuti atau sambung umrah tersebut dengan melakukan ibadah haji.

- Berbuat Baik kepada Orang Lemah

Nabi saw telah menjelaskan bahwa Allah akan memberikan rizki dan pertolongan kepada hamba-Nya dengan sebab ihsan (berbuat baik) kepada orang-orang lemah, beliau bersabda, artinya,

"Tidaklah kalian semua diberi pertolongan dan diberikan rizki melainkan karena orang-orang lemah diantara kalian." (HR. al-Bukhari)

Dhu"afa" (orang-orang lemah) klasifikasinya bermacam-macam, ada fuqara, yatim, miskin, orang sakit, orang asing, wanita yang terlantar, hamba sahaya dan lain sebagainya.

- Serius di dalam Beribadah

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallaahu anhu, dari Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, "Allah Subhannahu wa Ta"ala berfirman, artinya,

"Wahai Anak Adam Bersungguh-sungguhlah engkau beribadah kepada Ku, maka Aku akan memenuhi dadamu dengan kecukupan dan Aku menanggung kefakiranmu. Jika engkau tidak melakukan itu maka Aku akan memenuhi dadamu dengan kesibukan dan Aku tidak menanggung kefakiranmu."

Tekun beribadah bukan berarti siang malam duduk di dalam masjid serta tidak bekerja, namun yang dimaksudkan adalah menghadirkan hati dan raga dalam beribadah, tunduk dan khusyu" hanya kepada Allah, merasa sedang menghadap Pencipta dan Penguasanya, yakin sepenuhnya bahwa dirinya sedang bermunajat, mengadu kepada Dzat Yang menguasai Langit dan Bumi.

Dan masih banyak lagi pintu-pintu rizki yang lain, seperti hijrah, jihad, bersyukur, menikah, bersandar kepada Allah, meninggalkan kemaksiatan, istiqamah serta melakukan ketaatan, yang tidak dapat di sampaikan secara lebih rinci dalam lembar yang terbatas ini. Mudah-mudahan Allah memberi kan taufik dan bimbingan kepada kita semua. Amin.

Al-Sofwah( Sumber: Kutaib "Al Asbab al Jalibah lir Rizqi", al-qism al-ilmi Darul Wathan. )
Read more!
lintasberita

10 Orang Terkaya Di Dunia

Maret 2010 Forbes merilis daftar orang terkaya di dunia. Data yang dirilis antara lain jumlah kekayaan (USD), aset, kewarganegaraan serta tempat tinggal. Data ini dibuat berdasarkan tahun 2009 dan selama itu ada yang mengalami kenaikan, penurunan bahkan tetap (tidak berubah). Forbes melansir 15 miliuner dan 10 diantaranya adalah:
Money

10. Karl Albrecht, 90 tahun (Jerman)

Karl Albrecht adalah pengusaha supermarket “Aldi Sud” dari Jerman yang awal mulanya adalah bisnis keluarga. Berkat ibunya yang membuka toko kelontong kecil membuat Karl kaya akan pengalaman. Karl pernah bekerja di toko makanan dan bertugas di Angkatan Darat Jerman selama Perang Dunia II. Karl dan saudara-saudaranya mengambil alih bisnis ibu mereka dan mulai mengembangkannya menjadi supermarket yang besar. Supermarket Aldi Sud berkembang pesat hingga ke Eropa, Amerika Serikat, Australia dan ke beberapa negara. Forbes melansir kekayaan Karl Albrecht dan keluarganya mencapai US$ 23,5 miliar.
Aldi Sud Supermarkets

9. Ortega Amancio, 74 tahun (Spanyol)

Ortega Amancio adalah pengusaha asal Spanyol yang mendirikan perusahaan Inditex. Sejak kecil Ortega Amancio terbiasa bekerja keras. Pada tahun 1975 Ortega membuka usaha yang bergerak fashion yang diberi nama Zara yang kemudian berganti nama menjadi Inditex melalui proses akuisisi. Inditex berkembang menjadi salah satu perusahaan fashion dan ritel yang terbesar di dunia. Inditex mempunyai beberapa merek terkenal diantaranya adalah Zara, Massimo Dutti, Bershka, Oysho dan lain-lain. Forbes melaporkan kekayaan Ortega Amancio adalah US$ 25 miliar.
Zara, Inditex

8. Eike Batista, 53 tahun (Brazil)

Eike Bastita adalah seorang pebisnis yang bergerak di berbagai bidang, terutama di pertambangan, minyak, perusahaan gas dan lain-lain. Selain Bill Gates, Eike Batista juga putus sekolah (drop out) pada waktu kuliah. Perusahaan yang didirikannya adalah EBX, OGX, MMX, MPX, LLX, OSX, Mr Lam, Porto de Peruibe. Hampir semua perusahaannya berakhiran dengan huruf X, alasannya karena kesukaannya pada huruf X. Forbes mencatat kekayaannya sebesar US$ 27 miliar.
Eike Batista

7. Bernard Arnault, 61 tahun (Perancis)

Bernart Arnault masuk dalam salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan US$27,5 milion. Perusahaan yang dimilikinya adalah LVMH, perusahaan yang memproduksi barang-barang mewah seperti perhiasan, pakaian, aksesoris, jam tangan dll. LVMH memiliki puluhan anak perusahaan. Awal mulanya adalah sejumlah perusahaan-perusahaan kecil yang memiliki merek prestisius, kemudian perusahaan ini membentuk merger dan bergabung di rumah mode Louis Vuitton. Christian Dior adalah nama dagang barang mewah yang berada di bawah LVMH. Selain itu ada sejumlah nama merek-merek terkenal yang berada di bawah naungan LVMH yang membentuk perusahaan raksasa seperti Gucci, Fendi, Donna Karan, Kenzo, Tag Heuer, Celine dan masih banyak lagi.
Bernard Arnault

6. Lawrence Ellison, 66 tahun (Amerika Serikat)

Lawrence Joseph Ellison adalah seorang salah satu pebisnis terkaya yang menempati urutan ke enam menurut majalah Forbes. Lawrence Ellison mendirikan Oracle Corporation yaitu perusahaan perangkat lunak. Lawrence Ellison pernah mengerjakan proyek database untuk CIA kemudian di beri nama “Oracle” yang menjadi cikal bakal perusahaannya. Lawrence mengembangkan Oracle, kemudian secara resmi di tahun 1977 didirikan dengan nama SDL dan di tahun 1979 berganti nama dengan Oracle. Hingga saat ini kekayaan Lawrence Ellison tercatat US$ 28 miliar.
Oracle

5. Lakshmi Mittal, 60 tahun (India-United Kingdom)

Forbes melansir bahwa Lakshmi Narayan Mittal sebagai orang kaya ke lima di dunia, kekayaannya mencapai US$28,7 miliar. Saat ini Mittal adalah seorang pemimpin dan CEO dari perusahaan ArcelorMittal, perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan baja terbesar di dunia. Lakshmi Mittal adalah salah satu orang yang paling berpengaruh di dunia. Satu dari lima mobil di dunia memasok baja dari perusahaannya. Perusahaan yang dipimpin sekarang awal mulanya adalah bisnis keluarga yang dirintis oleh ayahnya Mohan Lal Mittal yang juga menjalankan bisnis baja. Saat ini Lakshmi Mittal tinggal di London, Inggris.
ArcelorMittal

4. Mukesh Ambani, 53 tahun (India)

Miliuner dari India ini menempati urutan ke empat sebagai orang terkaya di dunia. Kekayaan Mukesh di lansir oleh Forbes mencapai US$ 29 miliar. Mukesh mewarisi perusahaan ayahnya Reliance Industries dan menjadi pemimpin, direktur pengelola dan pemegang saham terbesar. Reliance Industries bergerak dibidang perminyakan, garmen, petrokimia dan anak perusahaannya bergerak dibidang retail. Mukesh membangun istananya yang super mewah di India dan menghabiskan dana sekitar 19 triliun. Wow.
Mukesh Ambani

3. Warren Buffet, 80 tahun (Amerika Serikat)

Buffer Warren diklaim oleh Forbes menjadi orang kaya ketiga di dunia, yaitu sebesar US$ 47 miliar. Di usia 11 tahun Warren sudah mencoba berinvestasi di pasar saham, jalan ini yang ditekuni Warren dan hanya berinvestasi di bidang usaha yang dikuasainya. Warren adalah pemegang saham utama, direktur dan CEO di Berkshire Hathaway. Berksire Hathaway adalah sebuah perusahaan konglomerat yang bergerak diberbagai jenis usaha, di awal pendiriannya Berkshire Hathaway adalah sebuah perusahaan manukfaktur tekstil. Saat ini mempunyai sedikitnya 12 anak perusahaan di seluruh dunia.
Warren Buffett

2. Bill Gates, 54 tahun (Amerika Serikat)

Sebagai pendiri Microsoft perusahaan software menjadikan Bill Gates salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan sebesar US$ 53 miliar. Di umurnya yang masih muda Bill Gates sudah mempunyai ketertarikan pada bahasa pemograman komputer dengan hanya belajar sendiri hingga akhirnya dia memutuskan untuk keluar (drop out) dari kuliahnya. Kemampuannya diuji cobakan dengan meng “hack” komputer sekolah di Lakeside. Karir pertamanya adalah direkrut oleh Computer Center Corp dengan menjadi salah seorang tim tester sistem keamanan perusahaan tersebut. Dan akhirnya melalui usaha kerasnya Microsoft Corporation yang dibangunnya menjadi sukses dan menjadikannya salah satu orang terkaya di dunia.
Bill Gates

1. Carlos Slim Helu, 70 tahun (Meksiko)

Pria yang lahir di Mexico City, Meksiko. Hingga tahun 2011 kekayaannya sebesar US$ 53,3 miliar dan tercatat sebagai orang terkaya di dunia. Kekayaannya diperoleh dari beberapa bisnis dan perusahaannya. Perusahaan Carlos diantaranya Telmex, America Movil dua perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, disini Carlos menjabat sebagai direktur dan CEO. Menjadi konglomerat Meksiko dengan membangun industri keuangan yaitu Grupo Carso. Hingga saat ini bisnis Carlos berkembang dengan pesat, merambah di beberapa bidang dan sangat menggurita.

Carlos Slim Helu
Sumber: top10.web.id
Read more!
lintasberita

Zakat Hewan Ternak/Usaha Peternakan

[Agribisnis Peternakan] Zakat Hewan Ternak/Usaha Peternakan

Zakat Hasil Ternak (salah satu jenis Zakat Maal) meliputi hasil dari
peternakan hewan baik besar (sapi,unta) sedang (kambing,domba) dan
kecil (unggas, dll). Perhitungan zakat untuk masing-masing tipe hewan
ternak, baik nisab maupun kadarnya berbeda-beda dan sifatnya
bertingkat. Sedangkan haulnya yakni satu tahun untuk tiap hewan.Kambing
dan DombaKambing baru wajib dizakatkan apabila pemilik memiliki
sedikitnya 40 ekor kambing. Di bawah jumlah ini tidak wajib dizakatkan.

Jumlah KambingBesar Zakat 40-1201 ekor kambing (2th) atau domba (1th)
121-2002 ekor kambing/domba 201-3993 ekor kambing/domba 400-4994 ekor
kambing/domba 500-5995 ekor kambing/domba Selanjutnya, setiap jumlah
itu bertambah 100 ekor maka zakatnya bertambah 1 ekorSapi & KerbauSapi
dan kerbau baru wajib dizakatkan apabila pemilik memiliki sedikitnya 30
ekor sapi. Di bawah jumlah ini tidak wajib dizakatkan. Jumlah SapiBesar
Zakat 30-391 ekor sapi jantan/betina tabi' 40-591 ekor sapi
jantan/betina musinnah' 60-692 ekor sapi jantan/betina tabi' 70-791
ekor sapi musinnah dan 1 ekor tabi' 80-892 ekor sapi musinnah 90-993
ekor tabi' (sapi berumur satu tahun atau memasuki tahun kedua) 100-1092
ekor tabi' dan 1 ekor musinnah (sapi berumur satu tahun atau memasuki
tahun ketiga) 110-1192 ekor musinnah dan 1 ekor tabi' 120-1293 ekor
musinnah atau 4 ekor tabi' 130-160 s/d >>setiap 30 ekor, 1 tabi' dan
setiap 40 ekor, 1 musinnah Selanjutnya setiap jumlah itu bertambah 30
ekor, zakatnya bertambah 1 ekor tabi'. Dan jika setiap jumlah itu
bertambah 40 ekor, zakatnya bertambah 1 ekor musinnah. keterangan :
- tabi' : sapi berumur 1 tahun (masuk tahun ke-2)
- musinnah : sapi berumur 2 tahun (masuk tahun ke-3) UntaNisab unta
adalah 5 ekor, di bawah jumlah itu peternak tidak wajib mengeluarkan
Zakat atas ternak tersebut. Jumlah UntaBesar Zakat 5-91 ekor kambing
10-142 ekor kambing 15-193 ekor kambing 20-244 ekor kambing 25-351 ekor
bintu makhad betina (unta genap 1 tahun sampai 2 tahun) 36-451 ekor
bintu labun (genap 2 tahun masuk 3 tahun) 46-601 ekor hiqqoh (genap 3
tahun masuk 4 tahun) 61-751 ekor jadz'ah (genap 4 tahun masuk 5 tahun)
76-902 ekor bintu labun 91-1202 ekor hiqqoh 121-1293 ekor bint labun
130-1391 ekor hiqqah dan 1 ekor bint labun 140-1492 ekor hiqqah dan 1
ekor bint labun 150-1593 ekor hiqqah 160-1694 ekor bint labun 170-1793
ekor bint labun dan 2 ekor hiqqah 180-1892 ekor bint labun dan 2 ekor
hiqqah 190-1994 ekor hiqqah 200-2094 ekor bint labun dan 1 ekor hiqqah
210-2193 ekor bint labun dan 2 ekor hiqqah 220-2292 ekor bint labun dan
3 ekor hiqqah 230-2391 ekor bint labun dan 4 ekor hiqqah 240-249Dan
seterusnya mengikuti kelipatan di atas Ayam/Unggas/IkanNishab pada
ternak unggas dan perikanan tidak diterapkan berdasarkan jumlah (ekor),
sebagaimana halnya unta, sapi, dan kambing. Tapi dihitung berdasarkan
skala usaha. Nishab ternak unggas dan perikanan adalah setara dengan 20
Dinar (1 Dinar = 4,25 gram emas murni) atau sama dengan 85 gram emas.
Artinya bila seorang beternak unggas atau perikanan, dan pada akhir
tahun (tutup buku) ia memiliki kekayaan yang berupa modal kerja dan
keuntungan lebih besar atau setara dengan 85 gram emas murni, maka ia
terkena kewajiban zakat sebesar 2,5 %.Contoh : harga emas 1 gram =
100.000 nisab = 85 gram X 100.000 = 8.500.000Seorang peternak ayam
broiler memelihara 1000 ekor ayam perminggu, pada akhir tahun (tutup
buku) terdapat laporan keuangan sbb:
1. Ayam broiler 5600 ekor seharga Rp 15.000.000 2. Uang Kas/Bank
setelah pajak Rp 10.000.000 3. Stok pakan dan obat-obatan Rp 2.000.000
4. Piutang (dapat tertagih) Rp 4.000.000 Jumlah Rp 31.000.000 5. Utang
yang jatuh tempo Rp 5.000.000 Saldo Rp 26.000.000
karena saldo lebih besar dari nisab (26.000.000 > 8.500.000) maka
peternak tsb wajib membayar zakat Besar Zakat = 2,5 % x Rp.
26.000.000,- = Rp 650.000
(Dari berbagai sumber)
Read more!
lintasberita

ABSTRAK

Potential of small-and medium-scale rabbit farming will be compared to industrialized poultry production. Poultry production in most countries is now an industrial process. The swine industry is also rapidly becoming industrialized. Critics refer to industrial animal production as "factory farming". There is increasingly a societal back-lash to what is perceived as factory farming. Major societal concerns are: (1) intensive animal production is inhumane and detrimental to animal welfare. (2) animal production is controlled by corporate animal production eploits workers, (4) modern animal production compete directly with grains used for human consumption, (5) diets containing animal products are unhealthy, causing degenerative diseases such as heart disease and cancer, (6) animal products are produced using antibiotics, hormones and other chemicals, resulting in food safety concerns, and (7) intensive animal production is harmful to environment. In general, animal and poultry scientists are supportive if intensive, high-tech animal production, and have been responsible for much of the research which has led to technological innovations in animal agriculture. Intensive systems of animal production, largely a result of technological advances pioneered by animal and poultry scientists, have led to numerous animal welfare, food safety and environmental problems. Biotechnology has introduced further etical issues, for example with cloning of animals. Animal scientists should be in the lead in addresing these problems and concerns. Rabbit production does not fit into induztrialized, globalized. corporate-controlled model, and may offer an alternative methode of animal production more acceptable to society, perticularly in developing and emerging economies, particularly
Read more!
lintasberita

PENGOLAHAN KULIT KELINCI

Pengawetan dan penyamakan kulit kelinci
Kulit kelinci yang sudah dilepas dari karkas harus segera ditangani agar tidak kering, menimbulkan bau busuk serta kerusakan bulu (rontok). Proses pengolahan kulit mencakup beberapa tahapan yang kompleks dan saling berkaitan.

Syarat pemilihan kulit kelinci:
Pengolahan kulit kelinci harus menggunakan kulit kelinci yang baik, sehat dan tidak pernah terkena penyakit kulit, karena akan mempengaruhi hasil akhir dari penyamakan kulit. Untuk memperoleh kulit kelinci yang simetris maka harus memperhatikan tata laksana pengulitan pada saat penyembelihan. Selain itu kulit yang telah diperoleh dari penyembelihan sebaiknya segera dilakukan pengawetan, maksimal 4 jam setelah penyembelihan. Hal ini dapat merusak kulit kelinci jika tidak segera dilakukan penanganan.
Syarat pemilihan kulit kelinci yang akan di samak:
- Kulit yang digunakan berasal dari kulit kelinci yang sehat (tidak sakit kulit).
- Pengulitan dilakukan dengan hati-hati dan dikuliti secara simetris.
- Bulu kelinci jangan sampai kotor atau tercemar oleh darah saat pemotongan.
Ingat : fungsi penyamakan untuk mempertahankan kualitas yang disamak, jadi seandainya kulit yang disamak memiliki kualitas yang baik maka penyamakan akan mempertahankan kualitas kulit tersebut.
Bahan-bahan :
1.Garam halus
2.Tawas bubuk 0,5 kg
3.Soda 125 gr
4.Formalin 60 cc
5.Boraks 300 gr
6.Sabun mandi 1 buah
7.Minyak kelapa 100 ml

Alat-alat :
1.Ember atau wadah dari plastik
2.Pengaduk kayu
3.Alat pelemas kulit
4.Alat pengamplas halus

Tahap pengawetan dan pengolahan kulit kelinci
a.Pembersihan (Fleshing)
Kulit kelinci yang sudah dilepaskan biasanya masih mengandung sisa-sisa lemak dan daging yang menempel. Oleh karena itu kegiatan utama yang dilakukan adalah membersihkan bulu dari cemaran darah sewaktu penyembelihan dan sisa-sisa daging dan lemak yang masih menempel.
Cara: dihilangkan dengan kikir atau pisau (hati-hati agat tidak menyayat kulit), dicelupkan dilarutan sabun mandi (ingat: kulit jangan diperas).

b.Penggaraman
Garam merupakan bahan pengawet yang sederhana tetapi memberikan pengaruh yang sangat baik dalam mengawetkan kulit kelinci. Setelah kulit benar-benar bersih dari noda dan sisa lemak selanjutnya ditaburi dengan garam pada bagian kulit yang tidak berbulu ini dilakukan untuk mengawetkan kulit seandainya tidak diolah setelah penyembelihan.
Sedangkan jika ingin langsung diolah kulit dapat direndam dalam larutan garam selama 1 malam dengan perbandingan penggunaan garam 200% dari berat kulit kelinci setelah itu, keesokan harinya dibilas dengan air (ingat jangan diperas) dan setelah itu bagian dalam kulit ditaburi dengan garam halus secara merata. Ini berfungsi agar bulu tidak rontok dan kulit menjadi lebih awet. Setelah itu kulit ditiriskan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.

c.Penyamakan (Tanning)
Kulit yang sudah mengalami penggaraman selanjutnya di proses secara kimia sehingga didapat kulit yang tahan lama (awet) dan siap dibuat produk lain.
Bahan yang perlu dipersiapkan dalam proses penyamakan : (untuk setiap 10 buah kulit)
1.Larutan A : 0,5 kg tawas bubuk dan 4,5 liter air hangat.
2.Larutan B : 0,25 kg garam, 125 gr soda, dan 2 liter air hangat.
3.Larutan C : 60 cc atau 60 ml formalin 37%
4.Ketiga larutan tersebut dicampurkan menjadi satu dan diaduk perlahan-lahan dengan pengaduk kayu, dan dibiarkan dingin.
5.Kulit yang sudah dibersihkan dari garam direndam selama 3 hari dan dilakukan pengadukan 3 kali setiap hari.




a.Peminyakan (Fatliquoring)
Setelah penyamakan selesai dilakukan, kulit diangkat dari rendamannya. Kemudian dibilas dengan larutan boraks (1 sendok makan dengan 4,5 liter). Kemudian kulit dibilas dengan air tawar (ingat: jangan diperas)

Penyiapan minyak khusus :
1. air : 250 ml
2. boraks : 300 gr
3. minyak kelapa : 100 ml
4. sabun mandi : 1 buah



Keempat bahan tersebut dicampurkan menjadi satu kemudian siap untuk dioleskan ke kulit kelinci. Kulit kelinci di pasang pada alat peregang kemudian diolesi oleh minyak tersebut ke bagian bulu kelinci. Kemudian kulit digantungkan di tempat terbuka yang tidak terkena sinar matahari langsung dan dibiarkan hingga kering.

e. Pelemasan (Stacking)
ketika kulit yang sudah diberi minyak hampir kering 95%, selanjutnya dilakukan tahap pelemasan. Tahap ini bertujuan untuk melemaskan bagian dalam kulit sehingga dapat diperoleh kulit yang lemas dan lembut . Selain itu proses pelemasan ini bermanfaat untuk melonggarkan serat-serat yang terdapat dalam kulit setelah dilakukan penyamakan sehingga akan memudahkan tahap pengamplasan untuk menghaluskan kulit bagian dalam.

Cara : dilakukan dengan cara menggosokkan kulit kelinci bagian dalam (bagian tidak berbulu) pada tepi permukaan bagian tumpul secara merata, seperti papan atau lempengan logam.

f. Pengamplasan (Buffing)
Tahap pengamplasaan merupakan tahap akhir untuk memperoleh kulit kelinci yang halus. Bagian kulit yang dilakukan pengamplasan adalah bagian dalam kulit kelinci yang tidak berbulu.

Cara : dilakukan dengan cara menggosokkan kulit kelinci bagian dalam (bagian tidak berbulu) pada amplas yang halus secara merata, amplas bisa dipasangkan pada kayu sehingga pada saat pengamplasan dapat dilakukan secara lebih mudah.

Setelah tahap pengamplasan selesai kulit kelinci dapat langsung dipasarkan ataupun diproses lebih lanjut menjadi produk baru seperti topi, hiasan, sendal, tas, karpet dan lain-lain.

Pengolahan Kaki dan Ekor Kelinci
Kaki-kaki dan ekor kelinci termasuk produk ikutan. Agar tidak terbuang begitu saja, bagian ini dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi produk baru yang bermanfaat dan bernilai ekonomis seperti dibuat menjadi sovenir, gantungan kunci maupun aksesoris lainnya. Sebelum dijadikan sovenir kaki dan ekor kelinci harus diolah lebih dahulu.

Bahan-bahan :
1. Kaki dan ekor kelinci
2. Wadah atau ember plastik
3. Formalin 37%
4. Sabun
5. Dakron
6. Gantungan kunci atau benang nilon
7. Alat Pembolong

Tahap Pengolahan kaki dan ekor kelinci

1. Pembersihan kaki dan ekor
Kaki dan ekor kelinci yang telah dipotong dibersihkan dari darah yang ada pada tulang dan bulu agar bulu tidak tercemar dan mengakibatkan rusak. Usahakan pembersihkan dilakukan setelah kaki diperoleh dan jangan sampai lebih dari 4 jam karena akan mempengaruhi kulit sehingga mengakibatkan kerusakan pada hasil akhir.

Setelah bersih dari sisa-sisa darah, bulu kaki dan ekor dibersihkan dengan larutan sabun. Ini bertujuan untuk mengangkat kotoran yang ada pada bulu kelinci dan membersihkan dari sisa kutu seandainya terdapat pada bulu. Setelah itu dibilas secara perlahan dengan air dan jangan diperas.

2. Penyiapan larutan formalin
Siapkan larutan formalin 37% dalam wadah yang terbuat dari bahan plastik. Larutan ini dibuat dengan cara mencampurkan formalin dengan air dengan konsentrasi 3% formalin dalam 100% larutan. Misalnya menggunakan 720 ml air jadi penggunaan formalin sebesar 21,6 ml.

3. Perendaman dengan formalin
Setelah kaki dan ekor bersih dan larutan formalin telah siap, kaki dan ekor direndam dalam larutan formalin minimal selama 3 hari. Perendaman dengan formalin bertujuan untuk mengeraskan tulang.

4. Pembersihan
Setelah selesai direndam, kaki dan ekor kelinci segera dicuci dengan larutan sabun. Setelah itu dibilas dengan air. Pada proses ini dilakukan secara hati-hati.

5. Pengeringan
Selanjutnya setelah kaki dan ekor dibersihkan, bagian-bagian tersebut dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Setelah kering kaki dan ekor dapat dimanfaatkan menjadi souvenir dengan memasangkan bandul gantungan kunci ataupun bahan lainnya.

Pembuatan Souvenir Gantungan Kunci Kaki dan Ekor Kelinci

Cara pembuatan :
1. Siapkan bahan-bahan yang terdiri dari lem kayu, paku uril ukuran kecil, pembolong, benang nilon atau gantungan.
2. Bagian ujung tulang kaki dan ekor diratakan.
3. Lubangi secara membujur sedalam ± 1,5 cm.
4. Paku uril diberi lem kayu kemudian dipasang pada lubang dengan cara memutar.
5. Biarkan paku uril menempel dengan sempurna (dapat dilakukan dengan cara menjemurnya di bawah sinar matahari).
6. Pasang gantungan kunci pada mata paku uril.
7. Souvenir berupa gantungan kunci model kaki atau ekor kelinci siap dipasarkan.


Rekomendasi Tempat Pelatihan Pengolahan Kulit

Balai Besar Kulit Karet dan Plastik (BBKKP)

Jl. Sokonandi no 9 yogyakarta

Tlp. (0274) 512929
Sumber: gunungsaribatu.wordpress.com
Read more!
lintasberita

Inovasi bisnis kelinci hasilkan omzet Rp50 juta/bulan

Sebagian besar orang mungkin biasa mendengar sate kelinci. Tapi, pernahkah Anda mendengar nugget kelinci? Saat ini sudah ada orang yang terpikir untuk mengembangkannya.
Adalah Nuning, wanita berusia 44 tahun, yang secara tidak sengaja mengawali bisnis nugget ini. “Awalnya saya melihat di sepanjang jalan raya Puncak itu banyak yang menjual makanan dari kelinci, seperti sate kelinci. Lama-lama saya terpikir, produk apa yang belum diolah dari daging kelinci,” kisahnya.

Berbekal rasa ingin tahu itu lah, Nuning memulai bisnis nugget kelincinya. Dikisahkannya, untuk membuat nugget kelinci itu tidaklah sulit. “Semuanya saya kerjakan secara manual. Saya olah sendiri, belum dibuat secara massal dengan mesin,” katanya, saat ditemui okezone, di JCC, Senayan, Jakarta, kemarin.

Dengan cara tersebut, kata Nuning, dirinya bermaksud menekan biaya operasional, dalam hal ini yaitu upah tenaga kerja. “Lagipula, saya saat ini masih menunggu ijin produk nugget saya dikeluarkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Kalau sudah keluar nanti, barulah saya berani berproduksi secara massal,” katanya.

Lebih lanjut Nuning mengatakan, produk nuggetnya tersebut tidak hanya dipasarkan di Jakarta dan sekitarnya, tapi juga ke sejumlah daerah, seperti Yogyakarta, Malang, dan Ambarawa. “Untuk sekali angkut, jumlahnya bisa mencapai 100 kemasan per daerah. Dengan harga per kemasannya Rp20 ribu,” urainya.

Kendati demikian, dia mengakui untuk mengembangkan usahanya ini tidaklah mudah, terutama karena selama ini kelinci identik sebagai hewan peliharaan.

“Terkadang saya mengalami kesulitan dalam meyakinkan calon konsumen untuk membeli produk nugget saya. Karena, mereka umumnya merasa kasihan dengan kelinci yang dijadikan nugget tersebut. Kan selama ini mereka mengenal kelinci sebagai hewan peliharaan atau hiasan, bukan untuk dikonsumsi,” ujar ibu dua anak ini.

Namun dia pun tak merasa kecil hati dengan anggapan kebanyakan orang tersebut. Dia pun menganggap hal tersebut sebagai pemicu untuk lebih bisa meyakinkan orang lain untuk mencoba produknya. “Saya sering bawa contoh nugget yang sudah digoreng, agar calon pembeli teryakinkan,” ujarnya.

Peternakan Kelinci

Ide pengembangan bisnis nugget ini, menurut Nuning sebenarnya tidak terlepas dari peternakan kelinci yang mulai dirintisnya sejak dua tahun lalu. Saat ini jumlah kelinci yang ada di peternakan itu sudah mencapai 1.000 ekor, terdiri dari kelinci hias dan kelinci pedaging.

Padahal, pada awal dia merintis usaha ini, jumlah kelinci yang dimilikinya hanya empat ekor. “Awal mula saya memulai bisnis kelinci ini karena saya suka kelinci. Modal awal saya dulu cuma Rp1 juta,” kenangnya.

Oleh karena kelinci-kelinci itu berkembang biak, bahkan hingga 75 ekor anak kelinci, dia akhirnya memutuskan untuk memindahkan sebagian kelinci-kelinci tersebut ke lahan kosong miliknya di Cisarua, Bogor.

“Ketika belum lama sejak saya pindahkan ke Cisarua, ternyata ada orang yang meminta saya untuk menyediakan kelinci sebanyak 100 ekor. Dari situlah saya mulai terpikir untuk menjalankan bisnis kelinci ini,” katanya.

Dari bisnis kelinci tersebut, kini dia mampu meraup omzet Rp50 juta per bulan dengan marjin 20 persen per bulan. Untuk harga kelinci, dia mematok harga yang bervariasi. Induk kelinci hias dihargainya mencapai Rp1,5 juta per ekor, sedangkan anak kelinci hias dihargai Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per ekor. Sementara, untuk induk kelinci pedaging dihargainya Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per ekor, sedangkan anak kelinci pedaging dihargai Rp30 ribu per ekor.

“Dalam sebulan saya bisa menjual 150 ekor kelinci. Saya jual ke pengepul untuk didistribusikan lagi ke penjual sate, bahkan ke tempat wisata, seperti Taman Safari,” paparnya.

Tidak hanya itu, menurut Nuning, semua bagian dari kelinci itu bisa diolah kembali. Misalnya, kotoran kelinci, yang dia jadikan sebagai pupuk. Selain itu, kulit kelinci, yang dia olah menjadi kerupuk kulit. “Jadi tidak ada yang tersisa dari seekor kelinci, semua bisa mendatangkan uang,” katanya.

Ditambahkannya, hingga saat ini, dia telah mempekerjakan 10 orang karyawan di peternakan kelincinya di Cisarua yang luasnya mencapai 2.000 meter persegi.

Dari kisah suksesnya merintis bisnis kelinci ini, dia pun berpesan agar para pemula bisnis ini menjalankan secara total. “Yang penting niat, jangan setengah-setengah, dan harus ikhlas,” tandasnya.(okeZone)
Read more!
lintasberita

Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Urine Kelinci di Desa Tegalrejo Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga

Sebagai makhluk sosial manusia mempunyai berbagai macam kebutuhan, terutama kebutuhan ekonomi. Akan tetapi terkadang dalam pemenuhannya terdapat suatu yang bertentangan dengan syar’i, sedangkan disisi lain hal ini sangat dibutuhkan seperti jual beli urine kelinci untuk dijadikan sebagai pupuk organik yang sangat bagus, apalagi sekarang harga pupuk semakin melambung dan itu sangat membebani petani-petani kecil. Di Kota Salatiga terdapat suatu peguyuban yang telah mendapat pegakuan dari BAPEDA yang dapat mengolah dan menjadikan kelinci sebagai manfaat terutama air kencingnya yang kemudian dijadikan pupuk organik yang handal. Padahal jual beli barang najis ini merupakan isu kontroversi di kalangan ulama, terutama oleh ulama Syafi’i, yang mana tidak memperbolehkan jual beli barang najis, karena diharamkan maka dari itu penyususun sangat tertarik untuk melakukan penelitian di Desa Tegalrejo Kec. Argomulyo Kodya Salatiga tempat bernaungnya Paguyuban Peternak Kelinci, yang nantinya akan ditinjau dari segi istihsan.

Dalam karya ilmiah ini akan membahas tentang bagaimana pelaksanaan praktek jual beli urine kelinci di Desa Tegalrejo Kec. Argomulyo Kodya Salatiga serta bagaimana status hukum jual beli tersebut ditinjau dari segi istih}san Dalam penelitian penyusun menggunakan penelitian lapangan (field research) yaitu riset yang didasarkan pada data maupun informasi yang bersumber dari peternakan kelinci di Desa Tegalrejo Kec. Argomulyo Kodya Salatiga yang tergabung dalam Paguyuban Sidodadi Salatiga, dimulai dari observasi atau pengamatan langsung ke peternakan kelinci yang kemudian melakukan wawancara kepada pengurus Paguyuban Peternakan Kelinci Sidodadi Salatiga dan pemakai pupuk urine tersebut . Dari data yang telah terkumpul selanjutnya diteliti sesuai fakta(deskriptif analitik) yang terjadi dilapangan, sehingga mudah dipahami dengan menggunakan pendekatan normatif yang dilandaskan pada tinjauan istih}san, kemudian data yang telah terkumpul dianalisis secara deduktif dan induktif.

Setelah melakukan penelitian, hasil yang didapat ternyata pupuk urine kelinci yang dihasilkan sangatlah bermanfaat, apalagi telah diakui oleh BAPEDA Salatiga menjadikan pupuk urine tersebut lebih unggul dan terpercaya. Sekalipun terdapat beberapa ulama seperti ulama Syafi’i yang tidak memperbolehkan jual beli barang najis, namun dengan metode istihsan, jual beli pupuk urine kelinci tersebut diperbolehkan dan baik untuk diperjual belikan karena banyak mengandung kepentingan maslahat yang besar bukan untuk kemaksiatan, baik bagi penjual maupun pembeli dan tidak merugikan.

(Sumber: http://digilib.uin-suka.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=digilib-uinsuka--kristinwer-5145)
Read more!
lintasberita
 

Lorem ipsum

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Donec libero. Suspendisse bibendum. Cras id urna. Morbi tincidunt, orci ac convallis aliquam, lectus turpis varius lorem, eu posuere nunc justo tempus leo. Donec mattis, purus nec placerat bibendum, dui pede condimentum odio, ac blandit ante orci ut diam.